Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan
Prosedur Keamanan KerjaA. SEBELUM BEKERJA
1. Melakukan safety induction / briefing dan didokumentasikan sebelum kegiatan berlangsung.
2. Pastikan pintu darurat, jalur evakuasi dan alat pemadam api , serta Kotak P3K diketahui oleh semua pengguna.
3. Pahami terlebih dahulu prosedur percobaan.
4. Periksa peralatan dan bahan yang akan digunakan.
5. Perhatikan hazard dan Identifikasi potensi bahaya bahan kimia atau alat.
6. Gunakan APD secara lengkap.
7. Ikat rambut bagi yang berambut panjang
8. Pastikan menggunakan alas kaki yang kering dan tertutup

B. SAAT BEKERJA
1. Tidak makan, minum, atau merokok di laboratorium.
2. Bekerja sesuai prosedur kerja standar (SOP).
3. Gunakan alat dengan hati-hati dan sesuai instruksi.
4. Hindari kontak langsung dengan bahan kimia.
5. Hindari penggunaan peralatan yang rusak
6. Laporkan segera jika terjadi tumpahan, kerusakan alat, atau kecelakaan.

C. SETELAH BEKERJA
1. Bersihkan area kerja.
2. Buang limbah sesuai jenisnya (organik, anorganik, B3) ke tempatsampah khusus B3.
3. Kembalikan alat ke tempat semula.
4. Matikan peralatan Listrik, air dan gas yang tidak digunakan.
5. Cuci tangan dan lepas APD sebelum meninggalkan laboratorium
Prosedur DaruratA. KECELAKAAN KERJA
1. Ketahui Lokasi alat pemadam api, pintu darurat, kotak P3K, jalur evakuasi.
2. Berikan pertolongan pertama.
3. Jika terjadi tumpahan bahan berbahaya, ikuti prosedur penanganan tumpahan.
4. Jika terkena tumpahan bahan biologis/kimia, ikuti prosedur penanganan paparan bahan kimia/biologis.
5. Jika terluka karena benda tajam, biarkan darah keluarsedikit, lalu bersihkan dengan antiseptik dan obati luka dengan alat dan bahan yang tersedia di p3k.
6. Jika ada pecahan kaca, tempatkan di sampah terpisah dan jangan dicampur dengan sampah dari jenis lain.
7. Hubungi laboran FTE atau penanggung jawab sesuai dengan poin “penanggung jawab”.
8. Catat dan laporkan kejadian ke Laboran FTE atau penanggung jawab

B. KEBAKARAN
1. Pastikan memahami cara penggunaan APAR dan gunakan APAR jika api masih kecil dan dapat diatasi dengan mudah. Cara penggunaan APAR :
– Cabut Pin pengaman pada APAR
– Arahkan APAR ke sumber api
– Remas dan tekan nozzle / tuas pemicu untuk menyemprot
– Ratakan ke seluruh sumber api hingga api dipastikan sudah mati

2. Jika api tidak padam,segera bunyikan alarm kebakaran / teriakan “kebakaran” untuk memberitahu orang lain bahaya yang sedang terjadi

3. Tutup pintu dan jendela sekitar area kebakaran jika memungkinkan untuk mencegah penyebaran api

4. Jika ruangan sudah penuh dengan asap, gunakan kain basah atau tangan untuk menutupi hidung dan cari pintu keluar

5. Segera keluar Gedung melalui jalur evakuasi dengan berjalan cepat, jangan panik dan jangan berlari.

6. Hindari menggunakan Sepatu berhak tinggi dan membawa barang berat.

7. Berkumpullah di titik kumpul/ assembly point yang aman / diluar gedung

8. Hubungi petugas DAMKAR TELU
9. Laporkan anggota yang hilang, terluka / terjebak kepada coordinator evakuasi / petugas K3

10.Jangan masuk kembali ke bangunan
sebelum dinyatakan aman oleh petugas.

C. GEMPA BUMI
1. Berlindung di area yang aman,seperti bawah kursi/meja/benda kokoh
2. Jika tidak ada meja, berlindung dibalik tembok strukturan beton yang kokoh sembari jongkok dan melindungi kepala dengan tangan / tas /benda lainnya.

3. Jauhi kaca, jendela, lemari / barang tergantung yang mudah pecah atau jatuh

4. Segera keluar ruangan dengan tenang melalui jalur evakuasi jika kondisisudah memungkinkan untuk beranjak

5. Jangan gunakan lift
6. Jangan membawa barang berat dan jangan menggunakan Sepatu berhak tinggi

7. Berkumpullah di titik kumpul/ assembly point yang aman / diluar Gedung

8. Lakukan absensi / pengecekan kehadiran
9. Laporkan anggota yang hilang, terluka / terjebak kepada coordinator evakuasi / petugas K3

10.Jangan masuk kembali ke bangunan sebelum dinyatakan aman oleh petugas.

D. PAPARAN BAHAN KIMIA/BAHAN BIOLOGIS
1. Segera bilas dengan air mengalir selama 15 menit.
2. Jika terkena mata, gunakan eyewash.
3. Segera cari bantuan medis.
Secret Link